Search This Blog

Loading...

Introduction

Bermula dari dirangkai. Titik demi titik dirangkai menjadi garis. Garis demi garis dirangkai menjadi huruf. Huruf demi huruf dirangkai menjadi kata. Kata demi kata dirangkai menjadi kalimat. Kalimat demi kalimat dirangkai menjadi alinea.

Sunday, December 4, 2011

What Diah Has Authored: Tidak Semua Kera Berevolusi Menjadi Manusia


Pada zaman dahulu kala, bumi hanya ditempati hewan-hewan. Dari seluruh hewan yang hidup di bumi, kera yang paling banyak melakukan kejahatan. Mereka sering mencuri makanan dan menyakiti hewan lain. Kabar ini sampai ke telinga dewa pencipta dan dia memutuskan untuk mengumpulkan seluruh kera di  suatu tanah luas terbentang seperti padang mahsyar.  Setelah mendengarkan petunjuk para dewa lainnya, dewa pencipta memutuskan untuk mengembalikan kera ke tempat asalnya, yaitu kegelapan.  Sebagian kera yang merasa tidak pernah melakukan kejahatan tidak menerima keputusan tersebut dan mengancam akan menghancurkan tempat tinggal para dewa. Begitu pula dengan kera yang sering melakukan kejahatan, mereka membayangkan terjebak dalam kegelapan seumur hidup. Akhirnya dewa mengalah dan mengembalikan para kera ke bumi, dengan catatan kera jahat akan menjadi kera selama-lamanya dan kera baik akan berevolusi menjadi manusia.